Minggu, 07 September 2014

Penyakit Diabetes Dan Bahaya Luka Diabetes

Penyakit Diabetes Dan Bahaya Luka Diabetes
Menderita diabetes, artinya harus waspada akan bahaya bagi kaki Anda. Mengapa? Karena diabetes dapat merusak saraf perifer dan menyebabkan mati rasa pada kaki, sehingga seringkali penderitanya tidak menyadari jika ada luka di kaki. Di samping itu umumnya komplikasi penyakit diabetes disertai gangguan aliran darah ke organ-organ perifer (yang letaknya jauh dari jantung) sehingga memperlambat proses penyembuhan luka.

Luka di kaki sangat mudah terinfeksi dan diabetes dapat mempersulit luka untuk sembuh. Jika terlanjur parah dan tidak dapat diobati, infeksi yang kian parah menyebabkan gangren (kematian jaringan) yang kemungkinan perlu dilakukan amputasi. Sebagai pencegahan, setiap hari ada baiknya pasien diabetes memeriksa kondisi kakinya, jika ada luka, lepuh, pembengkakan atau kemerahan.

Berikut tips untuk menjaga agar kaki Anda terhindar dari masalah :
  • Cuci kaki dengan air hangat dan keringkan perlahan hingga ke sela-sela jari kaki.
  • Gunakan lotion (atau bisa juga petroleum jelly) untuk menghindari pecah-pecah. Jangan menggunakan lotion di sela-sela jari kaki.
  • Gunakan bedak sebelum menggunakan kaus kaki, untuk menghindari lembab.
  • Gunting kuku Anda dengan potongan lurus, untuk menghindari kuku tumbuh ke bagian dalam dan segera haluskan.
  • Selalu mengenakan sandal.
  • Hindari menggunakan sandal atau sepatu yang ukurannya terlalu pas, lebih baik yang sedikit lebih besar. Jika Anda pergi membeli sepatu, lakukan di malam hari (di waktu ini, kaki Anda mencapai ukuran terbesarnya).
  • Hindari menggunakan kaus kaki yang terlalu ketat dan berbahan dasat nylon. Cuci setiap habis dipakai.
  • Jika kaki Anda dingin, gunakan kaus kaki.
  • Hindari berdiri atau duduk bersila terlalu lama karena hal ini dapat menghadang aliran darah. Goyang-goyangkan kaki dan jari kaki agar aliran darah kembali lancar.
  • Lakukan aktivitas fisik setengah jam setiap hari dan jauhi rokok.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar